Chat dengan kami disini

Hidup di era perkembangan teknologi yang sangat pesat, membuat modus penipuan semakin beragam dan semakin sulit dibedakan dengan layanan resmi. Salah satu modus yang kembali marak yakni penipu yang menyamar sebagai petugas Dukcapil lalu berpura-pura menghubungi masyarakat untuk “membantu aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD)”.
Terlihat sangat meyakinkan, padahal aksi ini merupakan penipuan berbahaya yang menargetkan pencurian data pribadi dan akses finansial korban. Berikut penjelasan lengkap agar Anda tidak menjadi korban berikutnya.
Berdasarkan laporan masyarakat, pelaku biasanya melakukan melakukan aksinya dengan pola berikut:
Lindungi diri Anda dengan langkah berikut:
Jika Anda sudah memberikan data atau meng-klik link atau file mencurigakan, segera lakukan hal ini:
Jika terjadi sesuatu terhadap rekening bank Anda, segera lakukan pelaporan melalui kanal resmi Indonesia Anti-Scam Centre (IASC): https://iasc.ojk.go.id
Ayo saling jaga keamanan digital! Modus penipuan digital berkembang sangat cepat, sehingga kita harus mawas diri dan meningkatkan kewaspadaan agar menjadi pegangan kuat dalam melindungi data diri dan keuangan Anda.

Keputusan pemerintah untuk memperpanjang masa PPKM membuat dilema sebagian besar masyarakat karena dampaknya yang begitu besar. Kondisi inilah yang menjadi perhatian Lestarian untuk ikut membantu... Selengkapnya

Salingbantuyuk.com menjadi pelopor platform layanan bantuan sosial menjembatani donatur dan masyarakat yang menjalani masa isolasi mandiri (isoman). Dukungan 25 juta dari... Selengkapnya

Kondisi masyarakat Bali yang terkena efek domino karena pandemi, membangkitkan rasa empati BPR Lestari untuk berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan. Total dana sebesar 50 juta... Selengkapnya