Chat dengan kami disini

Hidup di era perkembangan teknologi yang sangat pesat, membuat modus penipuan semakin beragam dan semakin sulit dibedakan dengan layanan resmi. Salah satu modus yang kembali marak yakni penipu yang menyamar sebagai petugas Dukcapil lalu berpura-pura menghubungi masyarakat untuk “membantu aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD)”.
Terlihat sangat meyakinkan, padahal aksi ini merupakan penipuan berbahaya yang menargetkan pencurian data pribadi dan akses finansial korban. Berikut penjelasan lengkap agar Anda tidak menjadi korban berikutnya.
Berdasarkan laporan masyarakat, pelaku biasanya melakukan melakukan aksinya dengan pola berikut:
Lindungi diri Anda dengan langkah berikut:
Jika Anda sudah memberikan data atau meng-klik link atau file mencurigakan, segera lakukan hal ini:
Jika terjadi sesuatu terhadap rekening bank Anda, segera lakukan pelaporan melalui kanal resmi Indonesia Anti-Scam Centre (IASC): https://iasc.ojk.go.id
Ayo saling jaga keamanan digital! Modus penipuan digital berkembang sangat cepat, sehingga kita harus mawas diri dan meningkatkan kewaspadaan agar menjadi pegangan kuat dalam melindungi data diri dan keuangan Anda.

Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT. BPR Sri Artha Lestari menyetujui penambahan modal disetor tahun ini sebesar Rp. 64,5 miliar. Hal ini disepakati dalam RUPS Tahunan yang diselenggarakan pada... Selengkapnya

Ratusan Lestarian menghadiri Lestari Conference yang bertajuk "Adorable Together" pada Sabtu (21/01). Acara yang ditujukan untuk mempersiapkan Lestarian bekerja lebih optimal dan... Selengkapnya

Ada yang berbeda di pagi hari pada penghujung tahun 2016 lalu. Beberapa pegawai dan manajemen BPR Lestari "menghadang" para petugas lingkungan di sekitaran kantor untuk membagikan... Selengkapnya