Chat dengan kami disini

Hidup di era perkembangan teknologi yang sangat pesat, membuat modus penipuan semakin beragam dan semakin sulit dibedakan dengan layanan resmi. Salah satu modus yang kembali marak yakni penipu yang menyamar sebagai petugas Dukcapil lalu berpura-pura menghubungi masyarakat untuk “membantu aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD)”.
Terlihat sangat meyakinkan, padahal aksi ini merupakan penipuan berbahaya yang menargetkan pencurian data pribadi dan akses finansial korban. Berikut penjelasan lengkap agar Anda tidak menjadi korban berikutnya.
Berdasarkan laporan masyarakat, pelaku biasanya melakukan melakukan aksinya dengan pola berikut:
Lindungi diri Anda dengan langkah berikut:
Jika Anda sudah memberikan data atau meng-klik link atau file mencurigakan, segera lakukan hal ini:
Jika terjadi sesuatu terhadap rekening bank Anda, segera lakukan pelaporan melalui kanal resmi Indonesia Anti-Scam Centre (IASC): https://iasc.ojk.go.id
Ayo saling jaga keamanan digital! Modus penipuan digital berkembang sangat cepat, sehingga kita harus mawas diri dan meningkatkan kewaspadaan agar menjadi pegangan kuat dalam melindungi data diri dan keuangan Anda.

Sepanjang tahun 2023, Bank Lestari Bali (BPR) telah aktif berkolaborasi dalam kegiatan CSR bersama berbagai pihak yang berkecimpung di bidang kesejahteraan sosial. Kali ini, Bank Lestari Bali (BPR)... Selengkapnya

Sebentar lagi memasuki tahun baru 2024, bagaimana kabar resolusi keuangan yang Anda buat di awal tahun 2023 lalu? Jika masih banyak yang belum tercapai, tidak masalah! Resolusi Anda pasti bisa... Selengkapnya

Setiap perbankan selalu punya fasilitas dan layanan prioritas untuk nasabah yang loyal dan memiliki sejumlah dana tertentu. Istilah nasabah prioritas pun kian populer setelah maraknya meme tentang... Selengkapnya