Chat dengan kami disini

Hidup di era perkembangan teknologi yang sangat pesat, membuat modus penipuan semakin beragam dan semakin sulit dibedakan dengan layanan resmi. Salah satu modus yang kembali marak yakni penipu yang menyamar sebagai petugas Dukcapil lalu berpura-pura menghubungi masyarakat untuk “membantu aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD)”.
Terlihat sangat meyakinkan, padahal aksi ini merupakan penipuan berbahaya yang menargetkan pencurian data pribadi dan akses finansial korban. Berikut penjelasan lengkap agar Anda tidak menjadi korban berikutnya.
Berdasarkan laporan masyarakat, pelaku biasanya melakukan melakukan aksinya dengan pola berikut:
Dengan alibi, data tersebut diperlukan untuk verifikasi aktivasi IKD. Padahal, data ini akan disalahgunakan untuk mengakses dan menguras saldo rekening bank, melakukan transaksi ilegal atas nama korban, hingga mendaftar pinjaman online ilegal.
Lindungi diri Anda dengan langkah berikut:
Jika Anda sudah memberikan data atau meng-klik link atau file mencurigakan, segera lakukan hal ini:
Jika terjadi sesuatu terhadap rekening bank Anda, segera lakukan pelaporan melalui kanal resmi Indonesia Anti-Scam Centre (IASC): https://iasc.ojk.go.id
Ayo saling jaga keamanan digital! Modus penipuan digital berkembang sangat cepat, sehingga kita harus mawas diri dan meningkatkan kewaspadaan agar menjadi pegangan kuat dalam melindungi data diri dan keuangan Anda.

LestariDiskon kini hadir dengan versi terbaru untuk memberikan pengalaman menikmati berbagai promo dan diskon merchant dengan lebih praktis. Melalui aplikasi LestariDiskon terbaru, Anda dapat... Read More

Modus SMS palsu mengatasnamakan bank semakin perlu diwaspadai. Salah satu metode yang digunakan pelaku adalah Fake BTS atau SMS Blaster, yang dapat membuat pesan penipuan terlihat seolah-olah... Read More

Badung, 23 September 2026 – Bank Lestari Bali (BPR) kembali menggelar Bali Business Round Table (BBRT) ke-8 di Renaissance Bali Nusa Dua Resort dengan mengangkat tema “Mengintip Dapur... Read More