Chat dengan kami disini

Hidup di era perkembangan teknologi yang sangat pesat, membuat modus penipuan semakin beragam dan semakin sulit dibedakan dengan layanan resmi. Salah satu modus yang kembali marak yakni penipu yang menyamar sebagai petugas Dukcapil lalu berpura-pura menghubungi masyarakat untuk “membantu aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD)”.
Terlihat sangat meyakinkan, padahal aksi ini merupakan penipuan berbahaya yang menargetkan pencurian data pribadi dan akses finansial korban. Berikut penjelasan lengkap agar Anda tidak menjadi korban berikutnya.
Berdasarkan laporan masyarakat, pelaku biasanya melakukan melakukan aksinya dengan pola berikut:
Lindungi diri Anda dengan langkah berikut:
Jika Anda sudah memberikan data atau meng-klik link atau file mencurigakan, segera lakukan hal ini:
Jika terjadi sesuatu terhadap rekening bank Anda, segera lakukan pelaporan melalui kanal resmi Indonesia Anti-Scam Centre (IASC): https://iasc.ojk.go.id
Ayo saling jaga keamanan digital! Modus penipuan digital berkembang sangat cepat, sehingga kita harus mawas diri dan meningkatkan kewaspadaan agar menjadi pegangan kuat dalam melindungi data diri dan keuangan Anda.

Pemandangan tidak biasa di jalan-jalan protocol Kota Denpasar, terlihat pada hari Senin tanggal 27 April 2015 kemarin. Jalanan Kota Denpasar yang sudah macet oleh kendaraan, terlihat semakin... Selengkapnya

Hari Kamis, Tanggal 16 April 2015 kemarin, BPR Lestari menyerahkan bantuan matras kepada Perguruan Seni Pencak Silat Bakti Negara Bali sebanyak 150 matras. "Bantuan ini sebagai bentuk... Selengkapnya

BPR Lestari terus berupaya untuk memberikan apresiasi kepada para nasabahnya. Hal ini diwujudkan dengan kembali menggelar Pengundian Tabungan Jumbo Wow 2015 Periode I, yang telah... Selengkapnya