Chat dengan kami disini

Hidup di era perkembangan teknologi yang sangat pesat, membuat modus penipuan semakin beragam dan semakin sulit dibedakan dengan layanan resmi. Salah satu modus yang kembali marak yakni penipu yang menyamar sebagai petugas Dukcapil lalu berpura-pura menghubungi masyarakat untuk “membantu aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD)”.
Terlihat sangat meyakinkan, padahal aksi ini merupakan penipuan berbahaya yang menargetkan pencurian data pribadi dan akses finansial korban. Berikut penjelasan lengkap agar Anda tidak menjadi korban berikutnya.
Berdasarkan laporan masyarakat, pelaku biasanya melakukan melakukan aksinya dengan pola berikut:
Lindungi diri Anda dengan langkah berikut:
Jika Anda sudah memberikan data atau meng-klik link atau file mencurigakan, segera lakukan hal ini:
Jika terjadi sesuatu terhadap rekening bank Anda, segera lakukan pelaporan melalui kanal resmi Indonesia Anti-Scam Centre (IASC): https://iasc.ojk.go.id
Ayo saling jaga keamanan digital! Modus penipuan digital berkembang sangat cepat, sehingga kita harus mawas diri dan meningkatkan kewaspadaan agar menjadi pegangan kuat dalam melindungi data diri dan keuangan Anda.

Bulan Oktober (27-28/10) ini, BPR Lestari Bali (member of Lestari Group) kembali menjalankan aktivitas Lestari for Kids, yakni pembagian beras rutin ke panti asuhan binaan. Segenap tim manajemen... Selengkapnya

Hingga triwulan ketiga tahun 2018, BPR Lestari Bali (member of Lestari Group) tetap tumbuh positif dengan membukukan aset Rp. 4,708 Triliun. Tercatat aset BPR Lestari mengalami pertumbuhan sebesar... Selengkapnya

BPR Lestari Bali kembali melebarkan jangkauan bisnisnya dengan meresmikan kantor cabang baru yang terletak di kawasan Benoa Bali. Kantor ini merupakan kantor ke-15 BPR Lestari Bali (member of... Selengkapnya