Chat dengan kami disini

Hidup di era perkembangan teknologi yang sangat pesat, membuat modus penipuan semakin beragam dan semakin sulit dibedakan dengan layanan resmi. Salah satu modus yang kembali marak yakni penipu yang menyamar sebagai petugas Dukcapil lalu berpura-pura menghubungi masyarakat untuk “membantu aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD)”.
Terlihat sangat meyakinkan, padahal aksi ini merupakan penipuan berbahaya yang menargetkan pencurian data pribadi dan akses finansial korban. Berikut penjelasan lengkap agar Anda tidak menjadi korban berikutnya.
Berdasarkan laporan masyarakat, pelaku biasanya melakukan melakukan aksinya dengan pola berikut:
Lindungi diri Anda dengan langkah berikut:
Jika Anda sudah memberikan data atau meng-klik link atau file mencurigakan, segera lakukan hal ini:
Jika terjadi sesuatu terhadap rekening bank Anda, segera lakukan pelaporan melalui kanal resmi Indonesia Anti-Scam Centre (IASC): https://iasc.ojk.go.id
Ayo saling jaga keamanan digital! Modus penipuan digital berkembang sangat cepat, sehingga kita harus mawas diri dan meningkatkan kewaspadaan agar menjadi pegangan kuat dalam melindungi data diri dan keuangan Anda.

BPR Lestari Bali (member of Lestari Group) mencatatkan kinerja keuangan yang positif pada triwulan pertama di tahun 2019. Kinerja positif ini ditunjukkan dari pertumbuhan penyaluran dana... Selengkapnya

Memasuki tahun keempat, BPR Lestari Bali kembali mengadakan 4th Bali Business Round Table (BBRT) di BNDCC, Nusa Dua, Bali pada hari Sabtu (16/3). Acara ini dihadiri oleh lebih dari 1.200 nasabah... Selengkapnya

Membuka tahun 2019, BPR Lestari Bali (member of Lestari Group) kembali melanjutkan misi #MakeanImpact kepada masyarakat Bali melalui program #LestariforKids. Total 40 panti asuhan binaan yang... Selengkapnya