Chat dengan kami disini

Hidup di era perkembangan teknologi yang sangat pesat, membuat modus penipuan semakin beragam dan semakin sulit dibedakan dengan layanan resmi. Salah satu modus yang kembali marak yakni penipu yang menyamar sebagai petugas Dukcapil lalu berpura-pura menghubungi masyarakat untuk “membantu aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD)”.
Terlihat sangat meyakinkan, padahal aksi ini merupakan penipuan berbahaya yang menargetkan pencurian data pribadi dan akses finansial korban. Berikut penjelasan lengkap agar Anda tidak menjadi korban berikutnya.
Berdasarkan laporan masyarakat, pelaku biasanya melakukan melakukan aksinya dengan pola berikut:
Lindungi diri Anda dengan langkah berikut:
Jika Anda sudah memberikan data atau meng-klik link atau file mencurigakan, segera lakukan hal ini:
Jika terjadi sesuatu terhadap rekening bank Anda, segera lakukan pelaporan melalui kanal resmi Indonesia Anti-Scam Centre (IASC): https://iasc.ojk.go.id
Ayo saling jaga keamanan digital! Modus penipuan digital berkembang sangat cepat, sehingga kita harus mawas diri dan meningkatkan kewaspadaan agar menjadi pegangan kuat dalam melindungi data diri dan keuangan Anda.

Bank Lestari (BPR) terus berkolaborasi dengan BPR-BPR se-Indonesia. Kali ini dengan BPR Lingga Sejahtera, BPR terbesar di seluruh Kalimantan. “Kami menyalurkan pinjaman 50 Milyar... Selengkapnya

Memasuki usia tiga puluh ada banyak sekali hal yang berubah mulai dari karir, hubungan, hingga kondisi finansial. Seiring bertambahnya usia, tujuan finansial Anda juga harus berubah mengikuti... Selengkapnya

Bank Lestari Bali (BPR) memperluas jangkauan kolaborasi dengan BPR se- Indonesia. Dalam kolaborasi ini, Bank Lestari Bali (BPR) kembali menggandeng Bank Lestari Jateng (BPR) sebagai arranger... Selengkapnya