Chat dengan kami disini

Hidup di era perkembangan teknologi yang sangat pesat, membuat modus penipuan semakin beragam dan semakin sulit dibedakan dengan layanan resmi. Salah satu modus yang kembali marak yakni penipu yang menyamar sebagai petugas Dukcapil lalu berpura-pura menghubungi masyarakat untuk “membantu aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD)”.
Terlihat sangat meyakinkan, padahal aksi ini merupakan penipuan berbahaya yang menargetkan pencurian data pribadi dan akses finansial korban. Berikut penjelasan lengkap agar Anda tidak menjadi korban berikutnya.
Berdasarkan laporan masyarakat, pelaku biasanya melakukan melakukan aksinya dengan pola berikut:
Lindungi diri Anda dengan langkah berikut:
Jika Anda sudah memberikan data atau meng-klik link atau file mencurigakan, segera lakukan hal ini:
Jika terjadi sesuatu terhadap rekening bank Anda, segera lakukan pelaporan melalui kanal resmi Indonesia Anti-Scam Centre (IASC): https://iasc.ojk.go.id
Ayo saling jaga keamanan digital! Modus penipuan digital berkembang sangat cepat, sehingga kita harus mawas diri dan meningkatkan kewaspadaan agar menjadi pegangan kuat dalam melindungi data diri dan keuangan Anda.

Makanan pedas memang menjadi favorit bagi banyak orang Indonesia. Ada banyak sekali menu masakan Nusantara yang pedas berbagai racikan bumbu yang khas. Mau mencoba berburu... Selengkapnya

Pembelian mobil secara kredit masih sangat diminati di Indonesia. Dilansir dari oto.detik.com 70% masyarakat Indonesia membeli mobil secara kredit. Jika merujuk pada Gabungan Industri Kendaraan... Selengkapnya

Memperingati HUT Kota Denpasar yang ke-235, Bank Lestari Bali (BPR) dukung pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat dan Lomba Yel-yel bagi Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan... Selengkapnya