Chat dengan kami disini

Hidup di era perkembangan teknologi yang sangat pesat, membuat modus penipuan semakin beragam dan semakin sulit dibedakan dengan layanan resmi. Salah satu modus yang kembali marak yakni penipu yang menyamar sebagai petugas Dukcapil lalu berpura-pura menghubungi masyarakat untuk “membantu aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD)”.
Terlihat sangat meyakinkan, padahal aksi ini merupakan penipuan berbahaya yang menargetkan pencurian data pribadi dan akses finansial korban. Berikut penjelasan lengkap agar Anda tidak menjadi korban berikutnya.
Berdasarkan laporan masyarakat, pelaku biasanya melakukan melakukan aksinya dengan pola berikut:
Lindungi diri Anda dengan langkah berikut:
Jika Anda sudah memberikan data atau meng-klik link atau file mencurigakan, segera lakukan hal ini:
Jika terjadi sesuatu terhadap rekening bank Anda, segera lakukan pelaporan melalui kanal resmi Indonesia Anti-Scam Centre (IASC): https://iasc.ojk.go.id
Ayo saling jaga keamanan digital! Modus penipuan digital berkembang sangat cepat, sehingga kita harus mawas diri dan meningkatkan kewaspadaan agar menjadi pegangan kuat dalam melindungi data diri dan keuangan Anda.

Ada banyak cara untuk mewujudkan rumah impian, Kredit Pemilikan Rumah (KPR) adalah salah satu caranya. KPR bisa menjadi jalan pintas bagi mereka yang ingin memiliki rumah tetapi dana yang dimiliki... Selengkapnya

Kredit menjadi salah satu langkah untuk meringankan kebutuhan, khususnya kebutuhan yang mendesak. Namun jika tidak digunakan secara bijak, kredit bisa memberikan pengaruh buruk pada keuangan... Selengkapnya

Mewujudkan sportifitas di kalangan pemuda, BPR Lestari Bali berikan dukungan pada kegiatan lomba volly "Putra Abadi Cup VI 2022" yang diselenggarakan oleh STT Tri Amertha. Pembukaan acara... Selengkapnya