Chat dengan kami disini

Hidup di era perkembangan teknologi yang sangat pesat, membuat modus penipuan semakin beragam dan semakin sulit dibedakan dengan layanan resmi. Salah satu modus yang kembali marak yakni penipu yang menyamar sebagai petugas Dukcapil lalu berpura-pura menghubungi masyarakat untuk “membantu aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD)”.
Terlihat sangat meyakinkan, padahal aksi ini merupakan penipuan berbahaya yang menargetkan pencurian data pribadi dan akses finansial korban. Berikut penjelasan lengkap agar Anda tidak menjadi korban berikutnya.
Berdasarkan laporan masyarakat, pelaku biasanya melakukan melakukan aksinya dengan pola berikut:
Lindungi diri Anda dengan langkah berikut:
Jika Anda sudah memberikan data atau meng-klik link atau file mencurigakan, segera lakukan hal ini:
Jika terjadi sesuatu terhadap rekening bank Anda, segera lakukan pelaporan melalui kanal resmi Indonesia Anti-Scam Centre (IASC): https://iasc.ojk.go.id
Ayo saling jaga keamanan digital! Modus penipuan digital berkembang sangat cepat, sehingga kita harus mawas diri dan meningkatkan kewaspadaan agar menjadi pegangan kuat dalam melindungi data diri dan keuangan Anda.

Hari Pangan Internasional yang dirayakan pada bulan Oktober menjadi momen untuk BPR Lestari Bali kembali mengadakan misi #MakeanImpact melalui program #LestariforKids. Ini adalah kali kelima... Selengkapnya

Setelah sukses dengan peluncuran aplikasi LestariMobile pada bulan Maret lalu, kini BPR Lestari Bali (member of Lestari Group)kembali menghadirkan produk digital berupa aplikasi LestariDiskon... Selengkapnya

Hari ini (18/9), BPR Lestari Bali resmi menjadi pionir di Indonesia dalam rangka penerapan program HT Elektronik yang dicanangkan oleh Badan Pertahanan Nasional (BPN). Pertemuan yang bertempat di... Selengkapnya