Chat dengan kami disini

Hidup di era perkembangan teknologi yang sangat pesat, membuat modus penipuan semakin beragam dan semakin sulit dibedakan dengan layanan resmi. Salah satu modus yang kembali marak yakni penipu yang menyamar sebagai petugas Dukcapil lalu berpura-pura menghubungi masyarakat untuk “membantu aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD)”.
Terlihat sangat meyakinkan, padahal aksi ini merupakan penipuan berbahaya yang menargetkan pencurian data pribadi dan akses finansial korban. Berikut penjelasan lengkap agar Anda tidak menjadi korban berikutnya.
Berdasarkan laporan masyarakat, pelaku biasanya melakukan melakukan aksinya dengan pola berikut:
Lindungi diri Anda dengan langkah berikut:
Jika Anda sudah memberikan data atau meng-klik link atau file mencurigakan, segera lakukan hal ini:
Jika terjadi sesuatu terhadap rekening bank Anda, segera lakukan pelaporan melalui kanal resmi Indonesia Anti-Scam Centre (IASC): https://iasc.ojk.go.id
Ayo saling jaga keamanan digital! Modus penipuan digital berkembang sangat cepat, sehingga kita harus mawas diri dan meningkatkan kewaspadaan agar menjadi pegangan kuat dalam melindungi data diri dan keuangan Anda.

Setelah sebelumnya mebanjaran dengan Krama Bali di wilayah Kabupaten Badung, kini BPR Lestari Bali (member of Lestari Group) kembali melaksanakan dharma wacana bersama Krama Bali di Desa Siangan... Selengkapnya

BPR Lestari Bali (member of Lestari Group) mencatat kinerja kredit yang positif pada Triwulan I Tahun 2019. Berdasarkan laporan kinerja, penyaluran dana kredit BPR Lestari Bali tumbuh... Selengkapnya

BPR Lestari Bali (member of Lestari Group) tahun ini kembali mebanjaran bersama Krama Bali di Desa Adat Dalung melalui pelaksanaan dharma wacana yang diadakan pada hari Selasa (25/6) berlokasi di... Selengkapnya